Monthly Archives: July 2015

Ngabubur-IT 2015 “Internet dan UUITE”

CJYmAYaUEAAcG4t

Rabu 8 Juli 2015, media komunitas angkringan bersama ikatan mahasiswa Bantul menyelenggarakan ngabubur-IT dengan tema Internet dan UUITE. Acara yang diselenggaran di SMA 2 Bantul diikuti dari berbagai macam element masyarakat. Baik dari pegiat media sosial, pelajar, mahasiswa, dan perwakilan dari beberapa kepala Desa yang ada di Kabupaten Bantul. Adapun tujuan diselenggarakannya acara tersebut untuk berbagi pengalaman dari korban UUITE, Lembaga Bantuan Hukum, maupun lembaga yang konsen dengan isu internet.
Seperti yang disampaikan salah satu narasumber dalam ngabubur-IT 2015, Damar Juniarto (koordinator savenet), internet memang sangat banyak manfaatnya. Baik untuk menyebarluaskan informasi ataupun promosi sebuah potensi yang ada di Desa. Namun dengan adanya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik mengancam bagi masyarakat yang sering menggunakan media sosial untuk menyebarluaskan informasi, menyampaikan pendapat ataupun untuk mengkritisi seseorang/pemerintah. Kondisi ini sangat betentangan dengan negara kita yang selalu mengedepankan kebebasan dalam berpendapat.
Ancaman dalam pelanggaran UUITE memang menakutkan. Seseorang yang melanggar UUITE tuntutannya maksimal 6 tahun. peta satelit dunia Untuk itu mari kita bersama-sama mengkapanyekan, supaya pemerintah segera merevisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik terutama pasal 27 ayat 3. Kita jangan takut dalam bermain internet, baik untuk menyebarluaskan informasi maupun mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah yang dianggap kurang tepat, lanjutnya.

Ngabubur-IT 2015 “Internet dan UUITE”

bidrop ngabuburit 2

 Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat. Baik itu disektor usaha perdagangan, pariwisata, maupun pendidikan. Namun manfaat itu kurang dirasakan sepenuhnya oleh pegiat/aktivis media sosial atau masyarakat yang ingin menyampaikan kritikan ataupun pendapatnya melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi. Terlebih dengan memanfaatkan media sosial untuk berpendapat ataupun menyampaikan kritikannya.